Serba-Serbi Dampak Bullying
Penindasan (bahasa Inggris: Bullying) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik. Hal ini dapat mencakup pelecehan secara lisan atau ancaman, kekerasan fisik atau paksaan dan dapat diarahkan berulang kali terhadap korban tertentu, mungkin atas dasar ras,agama, gender, seksualitas, atau kemampuan.
Source : wikipedia
Dari pengertian diatas kalian udah tau kan kalo bullying itu ga baik? Tapi, sadar ga sadar, kita pasti pernah membully seseorang, begitupun kita juga pernah dibully entah oleh orang lain atau khalayak umum. Bagaimana rasanya? Pasti menyakitkan bukan?
Descendants of The Sun Quotes
연애 말고 결혼 Marriage Not Dating Quotes (Korean Drama)
Title: 연애 말고 결혼 Yeonae Malgo Gyeolhon
English Title:
Marriage Not Dating
Marriage Without Dating
Marriage Without Love
Episode 01: The Cool Way to Break Up
Narrator: The cool way to break up: (1) disappearing, (2) saying goodbye through a third party, (3) sending a text message "Thanks. Sorry. Be happy." which means...
Joo Jang Mi: The first statement is about the past; you are thankful for everything that has happened. The second statement is about the present; you are sorry but you still want to break up right now. The third statement is a command for the future; don't be so clingy from now on.
Joo Jang Mi: Now that I look at your face, I can understand. The love was one-sided. I was the only one in love; all by myself.
Jika Istrimu Seorang Dokter
Waktunya akan lebih banyak dihabiskan untuk orang lain daripada untukmu sebagai suaminya atau anak-anak. Pikiran dan tenaganya akan tercurah kepada orang-orang asing yang mungkin tidak akan mengingatnya dalam setiap doa, tidak sepertimu atau orang tuanya.
Kamu tahu? Dia akan lebih sering di rumah sakit daripada di rumahmu sendiri. Itu bukan karena dia menyukai rumah sakit. Rumahmu tetaplah tempat yang membayang di pelupuk matanya setiap detik dia di rumah sakit. Karena rumah sakit adalah tempat yang penuh tekanan.
Are you ready for home sick?
Saya, terbiasa menjadi anak yang manja selama saya hidup. Diantar jemput, makan tinggal makan, tidur tinggal tidur, semua saya lakukan sampai saya bosan dan terus seperti itu. Namun ternyata, kenyataannya, saya akan merindukan suasana itu, suasana rumah, suasana mahal yang ga bisa kamu dapatkan di tempat lain.
Saya belum tahu merantau itu apa, saya belum merasakannya. Bayangan merantau, dulu membuat saya senang. Senang sekali. Bahkan terkesan keren. Kuliah di luar, hidup mandiri, ngatur pengeluaran sendiri, dsb. Namun saya baru sadar sekarang, merantau tak semudah itu. Homesick, dan bayangkan saja anak manja kayak saya harus ngelakuin semuanya sendiri, bahkan ngeluarin motor dari garasi.
Realita tak seindah ekspektasi
Suatu ketika, ada saatnya yang ingin tinggal, malah harus pergi. Ada saatnya yang ingin berjuang, malah tidak berjuang sama sekali. Ada saatnya yang ingin dekat, malah menjauh. Ada saatnya saat realita, tak seindah ekspektasi.
Semuanya pasti ada saatnya. Cuma nunggu waktunya kapan aja. Kita ga bakal tau apa yang bakal terjadi kedepannya. Andai kita bisa liat masa depan, mungkin semuanya ga bakal serumit ini.
Tak ada yang bisa memaksa kita untuk pergi atau tinggal. Itu sudah hukum alam. Cepat atau lambat.
Well, siapapun itu, terimakasih sudah mewarnai hidup saya, entah warna apa yang kamu beri. Karena warna membuat lukisan menjadi hidup. Tanpa warna, hidup kamu cuma hitam putih, membosankan.
Dan, maaf kalo seandainya, atau memang saya gabisa ngasi warna yang sesuai sama keinginan kalian. Ga semua manusia punya warna yang lengkap kan? Mungkin ada yang hilang, atau malah udah dikasi ke orang lain.
Ga ada lagi alasanmu untuk tinggal. Life's goes on. Kejar mimpimu, untuk kamu, untuk orang tua kamu, untuk orang2 yang perjuangin kamu, dan orang2 yang kamu perjuangin.
Pilihan
Kita tidak harus selalu menjadi cerdas dan benar dalam menentukan pilihan. Presiden, mentri, bahkan professor sekalipun, seringkali salah memilih, hingga timbul berbagai macam masalah karena ke-salah pilihan-nya tersebut. Apalagi kita sebagai teenager labil. Kadang kita salah memilih di pilihan yang sepele. Aneh kan?




